Polisi Sahabat Anak: Benih Kebaikan Ditanam di Hati Generasi Muda Surabaya
![]() |
| Dok foto Kapolsek Semampir KOMPOL Herry Iswanto, S.H., bersama anak-anak Mrutu Kalianyar Surabaya |
Kota Surabaya
Di senja yang lembut, saat cahaya matahari perlahan beranjak, sebuah kehangatan tumbuh di Balai RW 4 Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir. Di Jalan Mrutu Kalianyar itu, jajaran Polsek Semampir menaburkan benih-benih kebaikan dan harapan, mewujudkan kepedulian tulus bagi masa depan bangsa lewat program unggulan Polisi Sahabat Anak. Kegiatan penuh makna ini berlangsung pada Senin sore, mulai pukul 18.30 hingga 19.45 WIB, menyatukan hati aparat, warga, dan anak-anak dalam suasana persaudaraan yang tulus.
Kehadiran Kapolsek Semampir, KOMPOL Herry Iswanto, S.H., memimpin langsung kegiatan ini menjadi berkah tersendiri. Beliau didampingi Kanit Reskrim IPDA H. Mochamad Su’ud, S.E., Bhabinkamtibmas Kelurahan Wonokusumo Briptu Al Jabar beserta anggota, Ketua RW 4 Kustana, empat orang pendidik PAUD, serta perwakilan KSH. Semua berkumpul bukan sebagai pejabat dan warga, melainkan sebagai orang tua dan pendidik yang sama-sama mengingkan keindahan masa depan bagi anak-anak.
Di ruangan yang penuh tawa dan sorot mata penuh harap itu, pembelajaran bukan sekadar penyampaian materi, melainkan percakapan hati ke hati. Bersama para guru, Kapolsek dan anggota menyampaikan pesan-pesan luhur tentang karakter dan akhlak yang indah sejak dini. Anak-anak diajak memahami betapa mulianya menghormati dan menyayangi orang tua, betapa pentingnya menghargai guru ngaji dan pendidik di sekolah—mereka yang menjadi jembatan ilmu dan kebaikan bagi jiwa-jiwa muda.
Lebih dari sekadar mendengarkan, anak-anak pun mengucapkan janji suci yang terukir di hati: bertekad tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan membanggakan orang tua, senantiasa berbuat baik dan menolong sesama tanpa pamrih, serta selalu rajin menuntut ilmu setinggi langit, demi meraih cita-cita dan menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar.
KOMPOL Herry Iswanto mengungkapkan, program ini adalah wujud nyata bahwa kehadiran Polri tak terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban semata. “Anak-anak adalah permata masa depan bangsa. Kami hadir bukan hanya untuk melindungi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. Harapan kami sederhana: semoga mereka tumbuh dengan semangat belajar yang tinggi, akhlak yang mulia, dan kelak menjadi generasi yang membawa manfaat luas bagi bangsa dan negara,” ucapnya dengan nada penuh keikhlasan.
Kehadiran kepolisian yang turun langsung ke lingkungan warga ini meninggalkan kesan mendalam bagi Ketua RW 4 Wonokusumo, Kustana. Dengan rasa bangga yang meluap, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Sudah dua periode saya menjabat di sini, namun baru kali ini ada program yang begitu indah dan menyentuh hati dari kepolisian. Ini menjadi sejarah bagi kami—saat polisi hadir bukan sebagai pengawas, melainkan sahabat dan pengajar yang datang membawa ilmu dan kasih sayang,” ungkapnya haru.
Sebagai penutup yang manis dan bermakna, anggota Polsek Semampir membagikan camilan penuh kasih serta rangkaian Buku Qiroati jilid 1 hingga 10. Buku-buku itu bukan sekadar benda, melainkan bekal berharga untuk menunjang pendidikan agama dan pembentukan karakter sejak usia dini.
Sepanjang acara, keceriaan dan antusiasme anak-anak terasa menyelimuti ruangan. Mereka aktif bertanya, menjawab, dan mengikuti setiap arahan dengan senyum yang tak lekang dari wajah. Di penghujung kegiatan, foto bersama diabadikan—sebuah bingkai kenangan yang merekam kebersamaan, kedekatan, dan keharmonisan antara polisi dan masyarakat.
Lewat Polisi Sahabat Anak, Polsek Semampir menegaskan satu hal indah: tugas kepolisian adalah menjaga ketertiban, namun panggilan hatinya jauh lebih luas—menjadi sahabat, pengayom, dan pendidik yang hadir dengan kasih, demi merawat dan menyiapkan tunas-tunas muda terbaik bagi masa depan negeri tercinta.
#polisisahabatanak #polseksemampir #polrestanjungperak #bagikanbukuqiroati #generasimudasurabaya

Komentar
Posting Komentar